Tampilkan postingan dengan label Herbal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Herbal. Tampilkan semua postingan

Beginilah Cara Mengusir Asap Dengan Baking Soda

Beginilah Cara Mengusir Asap Dengan Baking Soda

Sebelumnya kita hanya mengenal baking soda sebagai bahan untuk membuat adonan kue. Pada perkembangan selanjutnya, diketahui bahwa bahwa baking soda atau sodium bikarbonat juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, kecantikan, bahkan untuk keperluan rumah tangga.

Akan tetapi siapa sangka, selain memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, kecantikan, dan untuk keperluan rumah tangga, ternyata baking soda juga bisa digunakan untuk memurnikan udara dalam ruangan. Hal ini tentu menjadi kabar menggembirakan ditengah asap yang melanda beberapa wilayah di Indonesia.

Sebagaimana dikutip dari Komunitas Baking Soda Indonesia, berikut ini petunjuk pemakaian baking soda murni untuk membersihkan udara:
  • 1. Wadahi segenggam soda kue murni (tanpa zat anti-kempal) dalam wadah mangkuk. Mangkuk bisa terbuat dari bahan apa saja.
  • 2. Buat beberapa mangkuk soda kue minimal sejumlah ruangan yang ada di dalam rumah.  
  • 3. Taruh satu mangkuk dalam ruangan yang tidak terlalu terpapar asap. Taruh lebih dari satu mangkuk untuk ruangan yang menjadi lokasi keluar masuk orang/sering terbuka pintunya.
  • 4. Taruh di ruangan dengan jendela tertutup supaya tidak ada asap masuk. Letakkan mangkuk-mangkuk itu di sudut-sudut ruangan, di atas lemari, atau tempat yang aman yang tidak mudah tersenggol oleh anak-anak.
  • 5. Dalam ruangan tertutup, udara sudah relatif bersih dari partikel asap dalam waktu 1 jam, in syaa Allah.
  • 6. Mangkuk soda kue dapat bertahan selama sebulan sebelum diganti dengan soda kue yang baru.
Demikian petunjuk penggunaan baking soda dalam memurnikan ruangan yang terpapar asap, semoga bermanfaat.
Sumber : arrahmah.com

- Read More -

Efek Negatif Meminum Teh Ginseng

Teh Ginseng dalam jangka pendek mempunyai efek yang sangat bagus bagi tubuh; teh ini dapat mengurangi banyak gejala aliments umum dan mengurangi kelelahan. Ginseng merupakan bahan utama untuk banyak teh obat. Namun, penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan insomnia dan gangguan jantung, jadi pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter anda sebelum minum teh ginseng secara teratur sebagai alternatif untuk kopi untuk sore.

Di Cina, ginseng dikonsumsi dalam jumlah besar, karena diyakini bahwa ginseng memiliki kekuatan yang mampu meremajakan dan memberikan rangsangan ke seluruh tubuh. Ginseng juga menawarkan perlindungan terhadap kelelahan.
 
Teh Ginseng dan Efek Negatifnya
 
Ginseng dikenal sebagai stimulan untuk sistem saraf pusat. Akar ini juga dapat membantu dengan peradangan, demam, dan ketidakseimbangan beberapa jenis hormon dalam tubuh

Teh Gingseng biasanya dibuat dari Wisconsin akar ginseng. Irisan Gingseng dapat direndam untuk membuat teh yang kental sesuai dengan keinginan, atau dibeli sebagai bubuk dan diseduh menggunakan bola teh.

Kedua metode ini bermanfaat bagi peminum untuk mengontrol jumlah teh yang dikonsumsi dan digunakan. Ada ginseng kantong teh yang tersedia dari toko-toko khusus, namun tidak dianjurkan untuk membeli teh gingseng tanpa membaca semua bahan seperti beberapa teh kemasan dijual sebagai ginseng tetapi sebenarnya memiliki sedikit ramuan yang dicampur kedalamnya, namun tetap gingseng sebagai bahan utamanya. Konsultasikan dengan praktisi herbal atau naturopath untuk jenis yang tepat dari teh ginseng dan bagaimana menyeduh teh yang cocok untuk anda.

Teh dapat ditambahkan dengan sedikit madu atau dibuat dingin dengan menyimpan dalam lemari es karena teh gingseng ini cukup baik disajikan dengan es. Perhatikan dan hati - hati jika anda mengkonsumsi teh ginseng pada saat hamil, dan kami lebih menyarankan untuk tidak mengkonsumsi teh gingseng pada saat hamil.

- Read More -

Inilah 3 Golongan Obat Herbal Tradisional Yang Perlu Anda Ketahui

Penggolongan Obat Herbal

Pengobatan dengan bahan alami saat ini menjadi tren di masyarakat. Tidak mengherankan di pasaran saat ini diserbu aneka macam produk herbal. Tidak jarang produk-produk itu menyatakan diri sebagai obat yang mujarab. Bahkan mengaku mampu mengobati berbagai jenis penyakit.

Pada awalnya penggolongan hanya berdasarkan klasifikasi obat kimia, namun setelah berkembangnya obat bahan alam, muncul istilah obat tradisional. Awal mulanya dibagi menjadi 2, yaitu obat tradisional (jamu) dan fitofarmaka, seiring perkembangan teknologi pembuatan obat bisa dalam berbagai bentuk, berasal dari ekstrak dengan pengujian dan standar tertentu, maka dibagilah obat tradisional menjadi 3, yaitu : Jamu, Obat Herbal Terstandar (OHT) dan Fitofarmaka.

Jamu

Jamu adalah sediaan bahan alam yang khasiatnya belum dibuktikan secara ilmiah, dalam kata lain belum mengalami uji klinik maupun uji praklinik, namun khasiat tersebut dipercaya oleh orang berdasarkan pengalaman empirik atau pengalaman turun-temurun. Jamu dapat berupa berupa irisan rimpang, serbuk daun, atau akar kering, baik berupa bahan tunggal maupun ramuan beberapa jenis bahan. Jamu disajikan secara tradisional dalam bentuk seduhan, pil, atau cairan. Umumnya, obat tradisional ini dibuat dengan mengacu pada resep peninggalan leluhur.

Kebanyakan “obat herbal” yang ada di pasaran masih berstatus sebagai jamu.Jika dijual dalam bentuk kemasan, produsen harus mencantumkan tulisan “JAMU” dan logo ranting daun berwarna hijau dalam lingkaran.

Herbal Terstandar

Obat Herbal Terstandar (OHT) merupakan sediaan obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinik dan bahan bakunya telah di standarisasi. OHT memiliki grade setingkat di bawah fitofarmaka. OHT belum mengalami uji klinis, namun bahan bakunya telah distandarisasi untuk menjaga konsistensi kualitas produknya.

Obat Herbal Terstandar adalah obat tradisional yang telah teruji berkhasiat secara pra-klinis (terhadap hewan percobaan), lolos uji toksisitas akut maupun kronis, terdiri dari bahan yang terstandar (deperti ekstrak yang memenuhi parameter mutu), serta dibuat dengan cara higienis.

Jamu dapat ditingkatkan menjadi Herbal terstandar jika sediaannya berupa ekstrak, cara pembuatannya memenuhi standar, dan telah melewati uji pra-klinis yang meliputi uji toksisitas (keamanan), kisaran dosis, farmakodinamik (kemanfaatan), dan teratogenik (keamanan terhadap janin). 

Logo Herbal Terstandar berupa jari-jari daun (3 pasang) terletak dalam lingkaran dan harus mencantumkan tulisan “OBAT HERBAL TERSTANDAR” 

Fitofarmaka 

Fitofarmaka adalah obat tradisional yang telah teruji khasiatnya melalui uji pra-klinis (pada hewan percobaan) dan uji klinis (pada manusia), serta terbukti aman melalui uji toksisitas, bahan baku terstandar, serta diproduksi secara higienis, bermutu, sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Setelah lolos uji fitofarmaka, barulah resmi disebut sebagai obat.Namun, harus spesifik sesuai dengan yang diujikannya.Misalnya, ketika uji klinis hanya sebagai antikanker, maka tidak boleh diklaim sebagai anti-kanker dan anti-diabetes.

Kemasan produk fitofarmaka berupa jari-jari daun yang membentuk bintang dalam lingkaran. 
Sumber : Muslimdaily.net

- Read More -

Mengenal Beberapa Jenis Teh dan Cara Membedakannya

Mengenal Beberapa Jenis Teh dan Cara Membedakannya

Dalam perkembangannya, teh telah hadir dalam berbagai jenis yang sulit dibedakan. Kini ada beberapa jenis teh yang cukup terkenal, mulai dari teh putih, teh hitam, teh hijau, dan teh oolong. 

Teh Hitam atau Teh Merah

Teh ini adalah jenis teh yang biasa kita minum. Di Jepang atau di Asia lebih dikenal dengan sebutan “teh merah”, karena air teh sebenarnya berwarna merah. Sementara orang Barat menyebutnya sebagai “teh hitam” karena daun teh berwarna hitam. Di Afrika Selatan, “teh merah” adalah sebutan untuk teh rooibos yang termasuk golongan teh herbal

Teh hitam atau teh merah lebih lama mengalami proses oksidasi dibandingkan tehlainnya. Aromanya kuat dan bisa bertahan lama jika disimpan dengan baik. Tiga cangkir teh hitam setiap hari dipercaya dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler seperti penyakit jantung, menurunkan kadar kolesterol, hipertensi, dan stroke. Nikmati dengan menyeduh teh dalam air panas 100 derajat Celsius selama 3 sampai 5 menit agar semua kandungan nutrisi dalam teh dapat larut.

Teh Putih

Teh putih masih sangat jarang ditemui karena sulit didapat. Ia diperoleh dari pucuk daun teh paling muda yang belum merekah dan masih dilapisi selaput benang keperakan yang halus. Kemudian teh ini diuapkan dan dikeringkan tanpa proses fermentasi. Uniknya, meski telah dikeringkan, daun teh putih tetap berwarna putih keperakan. 

Air seduhannya berwarna kuning pucat, beraroma lembut segar, serta manis rasanya. Kandungan catechin pada teh putih tiga kali lipat lebih tinggi dibanding dengan teh hijau. Teh ini sangat baik untuk melawan kanker, sebagai tonik jantung, dan mengurangi rawan sendi. Agar mendapatkan khasiatnya, disarankan meminum 5 sampai 6 cangkir teh putih setiap hari. Namun jangan menyeduh teh putih ini dengan suhu yang tinggi, cukup dengan suhu 60 derajat Celsius dan diseduhnya selama 5 sampai 7 menit.

Teh Oolong

Teh yang lebih populer dengan sebutan Chinese tea ini diperoleh dengan cara diuapkan, lalu mengalami proses oksidasi atau fermentasi sebagian dalam waktu yang singkat. Karena proses ini, bagian tepi daunnya berwarna kemerahan dan kering sedang bagian tengah daunnya tetap hijau. 

Rasa seduhan teh oolong lebih mirip dengan teh hijau, namun warna dan aromanya kurang kuat dibandingkan teh hitam. Khasiatnya sama dengan teh hitam tapi teh oolong mampu mencegah obesitas dan meluruhkan lemak. Jika Anda sedang berdiet, dianjurkan minum teh oolong 3 sampai 10 cangkir sehari selama satu bulan agar lemak cepat terbakar. Seduh teh oolong dengan air panas bersuhu 80 sampai 90 derajat Celsius selama 5 sampai 7 menit.

Teh Hijau

Teh ini populer di Jepang dan Tiongkok. Teh hijau tidak mengalami fermentasi sehingga khasiatnya lebih banyak dibandingkan teh hitam. Teh ini diperoleh dari pucuk daun teh segar yang mengalami pemanasan dengan uap air pada suhu tinggi. Teh hijau juga memiliki antioksidan yang kuat karena mengandung polifenol organik yang tinggi. 

Sehingga teh hijau dipercaya dapat menurunkan kolesterol dan mencegahnya menempel di pembuluh darah, menstabilkan kadar gula, mencegah kerusakan saraf dan otak akibat penuaan, mencegah risiko jantung koroner dan mengencerkan darah. Agar khasiatnya tidak hilang seduh teh hijau dalam air panas dengan suhu 70 derajat Celsius selama 1 sampai 3 menit.
(kompas.com dari berbagai sumber)

- Read More -

Kandungan Nutrisi Teh Hijau

Hubungan Jerawat dan Teh Hijau

Teh sudah lama dipercaya ampuh untuk mengatasi jerawat. Tak heran jika produk-produk perawatan kecantikan yang ditujukan untuk para konsumen dengan kulit bermasalah banyak yang ditambahkan kandungan teh. Baik minyak ekstrak pohon teh atau tea tree oil maupun teh hijau, diyakini dapat mengendalikan masalah kulit yang ditimbulkan oleh jerawat.

Teh hijau yang dikenal menyimpan kandungan nutrisi paling tinggi jika dibandingkan produk olahan teh lainnya memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tak terkecuali kesehatan dan kecantikan kulit. Anda yang sedang mengalami masalah jerawat juga bisa mencoba teh hijau sebagai solusi alami dan relatif aman untuk mengatasi masalah kecantikan tersebut.

Berikut ini kami rangkum beberapa khasiat ampuh teh hijau dalam melawan jerawat dari berbagai sumber.

1. Melawan radikal bebas perusak kulit

Menurut Acne Einstein, teh hijau mengandung senyawa antioksidan katekin yang disebut polifenol. Lebih jauh lagi menurut Live Strong,teh hijau mengandung enam jenis katekin sekaligus, yaitu epicatechin gallate, epigallocatechin, epicatechin, gallocatechin, dan catechin. Dengan tingkat konsentrasi antioksidan yang tinggi tersebut, teh hijau memiliki kandungan antioksidan yang lebih kuat daripada vitamin E dan C. Karena itulah teh hijau ampuh untuk melawan radikal bebas yang dapat mengganggu kesehatan sel dan bisa menyebabkan masalah kulit seperti jerawat.

Mengonsumsi teh hijau secara teratur maupun aplikasi teh hijau di kulit akan memberikan manfaat antioksidan ini untuk kulit Anda.

2. Membunuh bakteri penyebab jerawat

Teh hijau juga mengandung bahan antibakteri yang ampuh untuk melawan bakteri dan kuman penyebab jerawat. Kandungan antibakteri teh hijau akan membantu dalam membunuh mikroorganisme yang dapat mengganggu kesehatan kulit. 

3. Meredakan peradangan jerawat

Menurut The University of Maryland Medical Center seperti dikutip Live Strong, senyawa katekin dalam teh hijau juga efektif sebagai bahan anti-inflamasi. Bahan ini diperlukan untuk mengurangi peradangan jerawat, dan secara otomatis meminimalisir bekas luka yang ditimbulkan oleh peradangan jerawat tadi.

4. Menyeimbangkan gula darah dan insulin

Tahukah Anda jika gula darah dan tingkat insulin yang tinggi dapat merangsang timbulnya jerawat? Semakin tinggi kadar gula darah dan insulin dalam tubuh, semakin tinggi pula risiko terkena masalah kulit, salah satunya jerawat. Orang-orang yang mengalami masalah jerawat parah biasanya disarankan untuk mengganti pola makan mereka dengan mengurangi makanan dengan indeks glikemik dan karbohidrat. Konsumsi teh hijau secara teratur, menurut hasol sebuah studi dari Jepang dapat mengendalikan tingkat insulin dan gula darah agar tetap seimbang.

5. Menyeimbangkan hormon penyebab jerawat

Senyawa antioksidan dalam teh hijau akan meningkatkan molekul yang mengikat kelebihan hormon seks. Hormon ini juga bisa merangsang pertumbuhan jerawat. Minum teh hijau secara teratur secara tidak langsung dapat menyeimbangkan hormon yang dapat mengakibatkan jerawat tadi.

Itulah 5 khasiat ampuh teh hijau dalam mencegah dan mengatasi jerawat. Jadi mulai sekarang jangan ragu untuk mengonsumsi minuman yang satu ini.
Sumber : Merdeka.com

- Read More -

Jerawat dan Teh Hijau

Jadi apakah ada obat untuk jerawat ?

Jerawat adalah istilah yang luas yang meliputi noda, komedo, dan whiteheads. Jerawat bisa menyerang pada semua usia. Perawatan jerawat yang efektif kadang-kadang sulit untuk ditemukan sehingga, pengobatan dan pencegahan jerawat kadang – kadang bisa membuat frustasi. Berikut ini adalah beberapa tips perawatan jerawat yang terbukti efektif behasil bagi kebanykan orang :

Meskipun jerawat tidak mengancam nyawa anda nanmun jerawat ternyata bias membuat seseorang merasa tidak nyaman dan selalu ada perdebatan tentang penyebab sebenarnya dari jerawat walau penyebab sebenarnya tidak sepenting menemukan obatnya.

Jadi apakah ada obat untuk jerawat ?. Jawabnya bisa ada dan bisa tidak ada. Memang ada tersedia banyak obat, tapi kebanyakan hanya bekerja efektif untuk beberapa kelompok orang saja sedangkan untuk beberap kelompok orang lain justru tidak banyak membantu. Sehingga obat jerawat hanya bias dikatakan bias mengobati jerawat ketika obat tersebut berhasil mengobati jerawat anda

Kebanyakan perawatan jerawat akan membutuhkan waktu untuk bekerja. Biasanya diperlukan waktu sekitar 8 minggu sebelum  anda melihat pengaruhnya secara signifikan sehingga sangat membutukan kesabaran. Setelah jerawat anda dibersihkan sangat penting untuk melanjutkannya dengan pengobatan yang bekerja sehingga jeraat tidak kembali lagi.

Jika Anda memiliki jerawat serius yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter kulit. Namun dalam kasus-kasus ringan anda akan sering bisa mengatasinya sendiri dengan preservering. Cobalah tips-tips untuk menaklukkan jerawat Anda.

Latihan. Olah raga secara teratur disamping membantu menjaga seluruh bentuk tubuh anda juga baik untuk membangun sistem kekebalan tubuh dan membantu menghilangkan racun dari tubuh. Ini adalah awal yang baik untuk memerangi jerawat.

Diet . Anda perlu makan setidaknya 5 porsi buah dan sayuran segar setiap hari. Tentunya buah dan sayuran segar yang penuh dengan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Disamping mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan merupakan antioksidan yang baik, buah dan sayuran juga efektif membantu menyingkirkan jerawat. Cobalah untuk menghindari mengkonsumsi gula halus dan makanan berlemak yang memiliki efek tidak baik untuk anda atau kulit anda. Anda juga harus minum setidaknya 8 gelas air sehari untuk menyegarkan sistem tubuh anda dari racun.

Kosmetik. Pilih kosmetik yang berbasis air dan antialergi. Hindari produk bebas minyak, derivatif tar batubara, dan krim berat. Pastikan Anda mencuci kulit Anda secara menyeluruh setiap malam untuk menghilangkan residu make up.

Hormon. Hormon dapat memainkan peran dalam jerawat. Dokter dapat memutuskan untuk menggunakan HRT untuk menghilangkan atau mengurangi wabah jerawat anda.

Kebersihan Kulit. Anda perlu menghindari menggosok wajah Anda dengan keras, tetapi anda juga perlu untuk benar-benar membersihkan kulit Anda setiap malam. Gunakan pembersih yang ringan setiap malam. Sekali atau dua kali seminggu anda juga harus menggunakan exfoliator dengan lembut menghilangkan kulit yang rusak dan pori-pori yang tersumbat.

Perawatan / Mencukur.  Ini sebenarnya adalah perawatan pengelupasan menghilangkan kulit mati. Namun Anda tidak harus mencukur daerah yang terinfeksi atau meradang. Selalu gunakan krim cukur jika kulit Anda sensitif.

Emosi. Stres dapat menjadi faktor yang berkontribusi terhadap jerawat jadi cobalah untuk beristirahat dan bersantai. Emosi memicu reaksi kimia dalam tubuh yang dapat menyebabkan wabah jerawat.

Anda dapat membantu mengendalikan wabah jerawat Anda dengan mengikuti langkah-langkah sederhana. Jadi Apa lagi yang Anda tunggu?

Mengobati Jerawat dan Teh Hijau

Sudah umum diketahui bahwa Teh hijau telah digunakan oleh orang Cina sebagai obat tradisional untuk mengobati berbagai penyakit termasuk jerawat dan untuk meningkatkan kesehatan secara  umum. Tapi apakah itu merupakan efektif sebagai pengobatan herbal alternative untuk pengobatan modern?

Jawabannya tampaknya 'Ya'. Hanya ada dua pengobatan herbal yang diketahui efektif dalam mengobati jerawat dan teh hijau adalah salah satunya.

Dalam penelitian terbaru oleh Jennifer Gan-Wong, MD krim teh hijau telah terbukti sebagai pesaing terhadap benzoil peroksida 4% pada pasien penderita jerawat mulai dari stadium sedang sampai stadium berat. Dan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa teh hijau sama baiknya dalam mengobati jerawat sebagai mana benzoyl peroxide.

Tapi benzoil peroksida memeliki beberap kelemahan seperti mengering kulit yang menyebabkan gatal-gatal atau reaksi alergi. Tidak seperti teh hijau yang memiliki keuntungan tambahan dari sifat anti-bakteri alami dan antioksidan, terutama epigallocatechin gallate yang 200 kali lebih kuat daripada vitamin E untuk memerangi radikal bebas.

Teh hijau juga membantu mengurangi peradangan, aktivitas hormonal dan membantu dalam detoksifikasi - yang semua itu berarti kabar baik bagi penderita jerawat.

Ekstrak teh hijau adalah suplemen herbal yang sangat serbaguna - itu dapat diberikan secara topikal, sering digunakan dalam krim, sebagian dalam bentuk pil atau dimasukkan ke dalam diet dan diminum sebagai teh.

Metode terakhir ini sangat populer (Green Tea dengan Honeysuckle sering dikenal sebagai ' Teh Jerawat  ' di berbagai Pecinan) bila diminum setelah makan membantu pencernaan dan membantu untuk mendetoksifikasi system tubuh anda, menyingkirkan racun yang dapat menyebabkan jerawat. Sebaiknya jangan minum dengan gula, karena gula akan menetralkan efek berharga dari the hijau.

Tampaknya menjadikan teh hijau untuk alternative pengobatan jerawat adalah pilihan yang mungkin sangat menguntungkan karena banyaknya khasiat yang dikandung teh hijau untuk kesehatan tubuh, disamping itu, sejauh ini  belum ditemukan efek samping yang ditimbulkan terhadap tubuh. Dan pastinya, harga yang harus dibayarkan untuk pengibatan jerawat membuat pengobatan dengan the hijau pantas untuk dicoba

- Read More -